Abstract :
Pengujian Kendaraan Bermotor dilakukan terhadap kendaaan bermotor, kendaraan penumpang umum, mobil bus, mobil barang, kendaraan khusus, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang dioperasikan di jalan umum. Pengujian Kendaraan Bermotor harus dilakukan sesuai dengan aturan pengujian yang telah ditetapkan dengan tujuan untuk memastikan kondisi persyaratan teknis dengan menggunakan metode yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Kendaraan bermotor memiliki peran yang sangat penting dalam lingkungan transportasi. Bagian dari sistem kendaraan bermotor yang penting yaitu sistem kemudi. Banyak kasus kecelakaan yang terjadi di Indonesia, salah satu penyebabnya karena terdapat masalah pada sistem kemudi. Pemeriksaan teknis dan laik jalan dilakukan dengan tujuan agar kendaraan yang beroperasi di jalan dapat berjalan dengan baik dan terhindar dari hal-hal yang berbahaya.
Penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif, metode diagnosis, dan metode prognosis untuk memeriksa bagian sistem kemudi pada kendaraaan Mitsubishi Colt T120 SS. Metode kualitatif adalah suatu metode yang menggunakan kata-kata deskriptif dan tidak diperbolehkan menggunakan perhitungan maupun angka. Metode diagnosis yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hasil pemeriksaan yang dialami pada kendaraan Mitsubishi Colt T120 SS. Sedangkan metode prognosis yang dimaksud dalam penelitian ini yaitu hasil pemeriksaan laik jalan yang kemudian disimpulkan tentang hal-hal yang harus diperbaiki oleh pengemudi kendaraan yang telah diberikan oleh penguji kendaraan bermotor.
Hasil dari penelitian yang telah dilakukan yaitu terdapat beberapa kendaraan yang mengalami masalah pada sistem kemudi. Permasalahan tersebut membuat kendaraan tidak lulus uji dan harus melakukan uji ulang pada waktu yang telah ditentukan oleh penguji. Dari hasil penelitian yang dilakukan juga ditemukan prosedur dan pedoman yang digunakan dalam pemeriksaan teknis dan laik jalan sesuai dengan metode diagnosis dan prognosis untuk sistem kemudi.