Abstract :
Kendaraan Bermotor agar memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan
harus melakukan kegiatan pengujian kendaraan bermotor. Pengujian kendaraan
bermotor dilakukan oleh pemerintah untuk mengurangi tingkat kecelakaan
kendaraan yang setiap tahunnya meningkat. Salah satu dari pemeriksaan
persyaratan teknis adalah komponen pendukung. Setiap kendaraan bermotor
wajib memiliki komponen pendukung seperti: pengukur kecepatan, kaca spion,
penghapus kaca, klakson, spakbor, bumper. Namun masih banyak susunan pada
pemeriksaan komponen pendukung belum tersusun sesuai dengan peraturan
pemerintah nomor 55 pasal 35 tahun 2012. Selama ini hasil menggunakan kertas
dan penyampaian menggunakan lisan. Penyampaian penguji kurang jelas yang
menimbulkan pemilik kendaraan mengalami kebingungan saat melakukan
perbaikan. Agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat maka perlu adanya
inovasi untuk pengujian kendaraan bermotor.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and
Development (R&D). Dalam pembuatan sistem informasi menggunakan model
incremental. Model ini merupakan pengembangan dari model waterfall.
Kemudian untuk pengujian aplikasi menggunakan pengujian black box dan
pengujian usability menggunakan pengujian usability.
Hasil dari uji coba sistem informasi pemeriksaan komponen pendukung
menggunakan black box testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama
berfungsi dengan baik sesuai yang diharapkan dan tes kegunaan menggunakan
metode System Usability Scale (SUS). hasil dari tes kegunaan sistem
mendapatkan hasil 85.5 yang berada pada indeks B (80-90).