Abstract :
Perkembangan teknologi terjadi begitu cepat. Seluruh sudut kehidupan telah
tersentuh teknologi, salah satunya adalah Pengujian Kendaraan Bermotor.
Kegiatan Pengujian terbagi menjadi dua, yaitu administrasi dan teknis. Tidak
semua kendaraan akan lulus dalam pengujian dan hal tersebut mengharuskan
siapa saja yang tidak lolos harus melakukan kegiatan uji ulang. Namun, pada seksi
Pengujian Kendaraan Bermotor daerah, uji ulang masih dilakukan secara manual.
Penelitian ini bertujuan untuk menyusun suatu proses uji ulang berbasis aplikasi
android yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan kegiatan uji ulang
kendaraan.
Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dan
waterfall model dalam pembuatan aplikasi. Sampel yang digunakan adalah 59
kendaraan untuk uji beda waktu uji ulang dan 30 responden untuk pengisian
kuesioner. Alat bantu SPSS digunakan untuk mengolah uji beda Paired Sample T
?Test untuk mengukur angka signifikansi perbedaan metode kertas dan aplikasi.
Peneliti juga memberikan kuesioner aplikasi dan usability testing kepada 30
responden untuk mengukur tingkat efektivitas aplikasi uji ulang kendaraan
bermotor.
Hasil rata ? rata untuk uji ulang metode kertas sebesar 539,7673 detik dan
metode aplikasi sebesar 278,9853 detik. Hasil signifikansi pada Paired Sample T ?
Test yaitu 0,000 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan dari kedua
variabel. Hasil kuesioner berdasarkan perhitungan uji validitas menghasilkan 9
item valid dan 1 item tidak valid dengan semua indikator dikatakan reliabel karena
masing ? masing indikator nilai perhitungan reliabilitas > 0,6. Hasil usability testing
terhadap aplikasi mendapatkan angka 76,75% dan masuk dalam kategori layak.