Abstract :
Di Indonesia, setiap tahun jumlah kendaraan semakin meningkat
sehingga menimbulkan kemacetan yang dapat menyebabkan peningkatan polusi
udara. Tingkat kontribusi gas buang dari knalpot kendaraan bermotor sebagai
sumber pencemaran udara mencapai 60-70%. Berdasarkan kasus indeks udara
buruk di kota-kota besar, pemicu utamanya adalah polusi udara yang terjadi di
luar ruangan seperti dari asap kendaraan. Hal ini menjadi perhatian untuk
investigasi terhadap emisi gas buang kendaraan khususnya yang bermesin
bensin dari bebagai tingkatan transmisi. Penelitian dengan judul ?Pengaruh kadar
CO dan HC pada mobil barang berdasarkan tingkat transmisi?, memiliki rumusan
masalah bagaimana pengaruh tiap-tiap tingkat transmisi terhadap hasil uji emisi
gas buang dan apakah perbedaan tingkat transmisi dapat berpengaruh pada
hasil uji emisi gas buang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan
jawaban dari permasalahan tersebut.
Penelitian ini menggunakan peneltian eksperimen dengan data sampel
yang diambil pada Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor
Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini dilakukan terhadap mobil barang jenis pick
up dengan tahun diatas tahun 2007.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa
semakin tinggi tingkat transmisi, maka kadar CO dan HC yang dihasilkan juga
akan semakin sedikit. Pengaruh tingkat transmisi terhadap kadar emisi gas
buang CO dan HC ditunjukan dengan rumus regresi linear sederhana yaitu untuk
hasil kadar emisi gas buang CO didapat persamaan regresi Y = 0,48415 ?
0,10385 X ; kadar emisi gas buang HC didapat persamaan regresi Y = 118,625 ?
25,215 X. Dan besar pengaruhnya yaitu, untuk emisi gas buang CO sebesar 8,6
%, dan HC sebesar 10,896 %.
Kata kunci : Mobil Pick Up, Tingkat Transmisi, Emisi Gas Buang CO dan HC