Abstract :
Ada beberapa faktor penyebab terjadinya kecelakaan yaitu, faktor manusia,
faktor kendaraan, faktor jalan, serta faktor lingkungan. Kendaraan menjadi salah
satu faktor dari terjadinya kecelakaan. 80 persen kecelakaan angkutan penumpang
terjadi akibat pecah ban kendaraan (Tjahjono,2019). Temuan itu didapat dari
kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Salah satu penyebab terjadinya
pecah ban adalah kondisi kedalaman alur ban yang tipis atau aus (kedalamannya
kurang dari 1mm). tujuan dari penelitian ini mengetahui hasil dan perbedaan hasil
uji efisiensi rem pada alur tapak kembang ban jenis rib dan block ditinjau dari
kedalaman yang berbeda.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen untuk mengetahui pengaruh
dari variavel bebas yaitu alur tapak kembang jenis rib dan block dengan variasi
kedalaman alur diberbagai kondisi terhadap variabel terikat yaitu hasil efisiensi rem
pada brake tester, yang selanjutnya data data dioleh dengan menggunakan
aplikasi microsoft excel dan juga software lainnya.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengujian efisiensi rem pada tapak
kembang jenis rib dengan kondisi kedalaman alur 12mm yaitu 80,66%, 5mm yaitu
68,96%, 1mm yaitu 61,18%. dan hasil efisiensi rem pada tapak kembang jenis
block dengan kondisi kedalaman alur 12mm yaitu 81,04%, 5mm yaitu 69,82%,
1mm yaitu 60,26%. kondisi kedalaman alur ban mempengaruhi nilai dari efisiensi
rem. semakin kecil nilai kedalaman alur ban maka semakin kecil juga nilai dari
efisiensi rem, begitupun sebaliknya. pada penelitian ini didapatkan perbedaan hasil
efisiensi rem jenis rib dan block kondisi kedalaman alur 12mm sebesar 0,38%,
kondisi 5mm sebesar 0,86%, dan kondisi 1mm sebesar 0,92%.
Kata kunci : Jenis ban rib, Jenis ban block, Kedalaman alur ban, Efisiensi rem