Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Fatonah, Hidayatika
I Made, Alit Gunawan
Setyowati,
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Datestamp
2021-11-01 04:21:59
Abstract :
Latar Belakang : Anemia adalah kondisi dimana berkurangnya sel darah merah dalam sirkulasi darah atau kadar hemoglobin yang rendah sehingga tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Di Kabupaten Bantul tahun 2017 presentase anemia ibu hamil sebesar 16,32% masih melampui Renstra Kabupaten Bantul yaitu ? 15%.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status anemia ibu hamil berdasarkan asupan zat besi dan vitamin C di Kabupaten Bantul.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Lokasi penelitian ini dilakukan di Kabupaten Bantul (Desa Patalan, Argodadi, Bangunjiwo, Triharjo, dan Trimurti) pada bulan Desember 2018 - Maret 2019. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik systematic random sampling, jumlah sampel sebanyak 99 ibu hamil. Data yang dikumpulkan adalah data kadar Hb, data asupan zat besi dan vitamin C yang diperoleh dengan menggunakan metode Food Frequency Questionnaire (FFQ) Semi Kuantitatif.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 78,8% ibu hamil memiliki asupan zat besi cukup dan 75,8% ibu hamil memiliki asupan vitamin C cukup. Sebesar 32,3% ibu hamil di Kabupaten Bantul masih mengalami anemia. Ibu hamil mengalami anemia karena asupan zat besi dan vitamin C masih kurang untuk memenuhi kebutuhan gizi dalam tubuhnya.
Kesimpulan : Asupan zat besi dan vitamin C sangat berpengaruh terhadap status anemia pada ibu hamil.
Kata kunci : Asupan Zat Besi, Asupan Vitamin C, Status Anemia, Ibu Hamil