Abstract :
Latar Belakang: Diabetes melitus adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi prioritas tindak lanjut dalam masalah kesehatan. Penderita diabetes melitus terus meningkat jumlahnya. Kabupaten Bantul memiliki prevalensi diabetes melitus sebanyak 2,57%. Komplikasi penderita diabetes melitus salah satunya berupa ulkus. Oleh karena itu, diperlukan penatalaksanaan pada ulkus diabetikum, salah satunya berupa perawatan luka.
Tujuan: Menerapkan perawatan luka pada pasien ulkus diabetikum dengan gangguan integritas jaringan di RSUD Panembahan Senopati.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus, pada 2 pasien ulkus diabetikum dengan gangguan integritas jaringan.
Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan perawatan luka selama 3 hari, terdapat perkembangan pada kedua luka pasien diantaranya nyeri akibat luka menurun, kemerahan menurun, dan perdarahan menurun.
Kesimpulan : Penerapan luka pada pasien ulkus diabetikum dapat membantu proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi.
Kata Kunci : perawatan luka, pasien ulkus diabetikum, gangguan integritas jaringan