DETAIL DOCUMENT
Tingkat Pengetahuan tentang Kehamilan Tidak Diinginkan pada Remaja di Kelas X Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 1 Pandak Tahun 2023
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Prima Dewi, Gebyta
Subject
RZ Other systems of medicine 
Datestamp
2023-12-21 04:31:29 
Abstract :
Latar Belakang: Dinas DIY mencatat bahwa tahun 2020 Kabupaten Bantul menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Masalah ini dapat memberikan dampak terhadap AKI dan AKB, aborsi, dan pernikahan remaja. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Pandak menjadi sekolah dengan kasus terbanyak dari empat kecamatan penyumbang angka terbesar kehamilan tidak diinginkan di Kabupaten Bantul. Tujuan: Mengetahui tingkat pengetahuan tentang kehamilan tidak diinginkan pada remaja di kelas X Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 1 Pandak pada tahun 2023. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 1 Pandak pada tahun 2023 berjumlah 99 responden. Variabel yang diteliti adalah tingkat pengetahuan siswa serta karakteristik berupa usia dan jenis kelamin responden. Jenis pengumpulan data adalah data primer dengan alat ukur kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil: Sebagian besar tingkat pengetahuan siswa dalam kategori baik (67,7%). Mayoritas responden adalah usia 14-16 tahun atau remaja madya dan sebagian besar tingkat pengetahuan dalam kategori baik (84,85%). Mayoritas responden adalah berjenis kelamin perempuan dengan kategori baik (54,55%). Kesimpulan: Tingkat pengetahuan tentang kehamilan tidak diinginkan pada siswa kelas X Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 1 Pandak sebagian besar dalam kategori baik. Kata Kunci: pengetahuan, kehamilan, remaja 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta