DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN METODE FLOTASI PASIF DAN FLOTASI SENTRIFUGASI TERHADAP JUMLAH TELUR CACING SOIL TRANSMITTED HELMINTHS (STH) MENGGUNAKAN LARUTAN ZnSO4
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Khoerunnisa, Laela
Subject
RZ Other systems of medicine 
Datestamp
2023-11-14 03:08:07 
Abstract :
Latar Belakang : Infeksi cacing Soil Transsmitted Helminth (STH) banyak menyerang manusia terutama pada anak-anak. Pemeriksaan feses rutin dengan metode flotasi dapat digunakan untuk mendiagnosis infeksi ringan STH. Pemeriksaan dengan metode flotasi dapat dilakukan dengan flotasi pasif dan flotasi sentrifugasi. Tujuan : Mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan jumlah telur cacing Soil Transmitted Helminths (STH) pada metode flotasi pasif dan flotasi sentrifugasi yang menggunakan larutan ZnSO4. Metode : Penelitian ini merupakan jenis penelitian Observasional dengan desain penelitian Cross-sectional. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Mann-Whitney U menggunakan SPSS 26.0 for Windows. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukan adanya perbedaan jumlah telur cacing Soil Transmitted Helminths (STH) antara metode flotasi pasif dan flotasi sentrifugasi berdasarkan analisis statistik uji Mann-Whitney U. Pada metode flotasi pasif ditemukan telur cacing Ascaris lumbricoides sebanyak 13 telur (86,67%) dan Trichuris trichiura sebanyak 2 telur (13,33%) dengan rerata 0,94 sedangkan pada metode flotasi sentrifugasi ditemukan telur Ascaris lumbricoides sebanyak 57 telur (81,43%) dan Trichuris trichiura sebanyak 13 telur (18,57%) dengan rerata 4,4. Rerata selisih antara metode flotasi pasif dan flotasi sentrifugasi adalah 3,6. Kesimpulan : Ada perbedaan hasil pemeriksaan jumlah telur cacing Soil Transmitted Helminths (STH) pada metode flotasi pasif dan flotasi sentrifugasi yang menggunakan larutan ZnSO4 Kata Kunci : Perbandingan Metode, Flotasi Pasif, Flotasi Sentrifugasi, Telur cacing Soil Transmitted Helminth 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta