DETAIL DOCUMENT
Pengaruh Penambahan Variasi Ekstrak Umbi Gadung dan Asam Borat Dalam Pakan Berfagostimulan Sebagai Umpan Gel Terhadap Mortalitas Kecoa (Blatella germanica) pada Perusahaan Pest Control
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Cahyo Dwi Prakoso, CDP
Subject
TD Environmental technology. Sanitary engineering 
Datestamp
2023-10-04 03:19:24 
Abstract :
Latar Belakang : Kecoa adalah vektor penyakit dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan estetika. Pengendalian kecoa biasa menggunakan insektisida. Industri pest control melakukan pengendalian kecoa biasa menggunakan fipronil dan deltamethrin, namun mengeluhkan pengendalian kecoa Jerman cukup sulit dibandingkan jenis kecoa lainnya. Metode alternatif pengendalian menggunakan umpan gel ditambahkan insektisida nabati. Insektisida dari tanaman yang memiliki racun sehingga dapat membunuh serangga, tidak berbahaya terhadap lingkungan, manusia, dan tidak meningkatkan resistensi. Tanaman yang digunakan sebagai insektisida adalah umbi gadung. Tujuan : Mengetahui pengaruh penambahan variasi ekstrak umbi gadung dan asam borat dalam pakan berfagostimulan sebagai umpan gel terhadap mortalitas kecoa (Blatella germanica), mengetahui LC50 dan LT50. Metode : Penelitian True Experiment dengan desain penelitian Post Test Only with Control Group Design. Sampel pada penelitian adalah kecoa (Blatella germanica) betina sebanyak 125 ekor. Teknik sampling dengan Purposive sampling. Data dianalisis menggunakan One Way Anova dengan taraf signifikan p < 0,05. Hasil : Hasil penelitian diperoleh adanya perbedaan tingkat mortalitas kecoa setelah diberikan perlakuan umpan gel dengan penambahan variasi ekstrak umbi gadung dan asam borat. Setelah dilakukan analisa data menggunakan uji One Way Anova diperoleh p-value = 0,000. (p-value < 0,05). Kesimpulan : Berdasarkan hasil analisa data, disimpulkan terdapat pengaruh penambahan ekstrak umbi gadung dan asam borat dalam pakan berfagostimulan sebagai umpan gel terhadap mortalitas kecoa (Blatella germanica), LC50 sebesar 7,227 gr, LT50 5 gr adalah 99,237 jam, 10 gr adalah 93,797 jam, 15 gr adalah 73,463 jam. Variasi dengan tingkat mortalitas tertinggi adalah variasi C. Variasi paling efektif adalah variasi B. Kata Kunci : Blatella germanica, umbi gadung, umpan gel, LC50, LT50. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta