DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN MALLAMPATI SCORE DENGAN KEBERHASILAN INTUBASI PADA PASIEN BEDAH SARAF DI RSUD KARDINAH KOTA TEGAL
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Yusuf, Hanafi
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-07-22 03:09:18 
Abstract :
Latar Belakang: Bedah saraf merupakan prosedur medis yang bertujuan untuk melakukan diagnosis yang berhubungan dengan sistem saraf berdasarkan patofisiologi pasien. Salah satu prediktor keberhasilan intubasi yaitu mallampati score yang dapat dinilai berdasarkan struktur rongga mulut dengan cara menampakkan uvula, pilar tonsil, dan palatum. Mallampati score merupakan salah satu cara yang digunakan untuk memprediksi jalan napas guna untuk mempermudah pada saat pemasangan intubasi endotracheal tube. Tujuan: Mengetahui hubungan mallampati score dengan keberhasilan intubasi pada pasien bedah saraf di RSUD Kardinah Kota Tegal Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan observasi analitik serta menggunakan desain cross-sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah 33 responden. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil: Dalam penelitian ini mengenai mallampati score pada grade 1-2 dinyatakan hampir semuanya mudah intubasi sedangkan mallampati score grade 3-4 mayoritas mengalami gagal intubasi. Terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara mallampati score dengan keberhasilan intubasi pada pasien bedah saraf dengan nilai p=0,000 Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan mallampati score dengan keberhasilan intubasi pada pasien bedah saraf di RSUD Kardinah Kota Tegal Kata kunci : airway, pemeriksaan pre operasi, penyakit sistem saraf 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta