Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Putu Ika Widayanti*,
Siti Tyastuti,,
Munica Rita Hernayanti,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2019-09-11 08:07:26
Abstract :
Latar belakang: Tingginya angka kematian akibat kanker serviks disebabkan
karena 95% wanita tidak menjalani deteksi dini sehingga menyebabkan
keterlambatan diagnosis dari kanker serviks. Hal ini disebabkan kurangnya
dukungan orang terdekat terutama suami atau menganggap pemeriksaan IVA
belum dibutuhkan.
Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
dukungan suami, motivasi, dan sikap dengan perilaku pemeriksaan IVA pada
pasangan usia subur
Metode Penelitian: Penelitian ini adalah jenis cross sectional dilaksanakan pada
tanggal 14 November-12 Desember 2017. Populasi penelitian adalah seluruh ibu
pasangan usia subur yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas
Wirobrajan dengan jumlah sampel 108 orang. Data dianalisa menggunakan uji
chi-square dan uji regresi logistik.
Hasil Penelitian: Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan
pendidikan (p=0.317), pekerjaan (p=0.623), pendapatan (p=0.201) dan
keterjangkauan akses (p=0.372) dengan perilaku IVA. Ada hubungan signifikan
motivasi (p=0.003) dan sikap (p=0,000) dan tidak ada hubungan signifikan
dukungan suami (p=0.719) dengan perilaku pemeriksaan IVA. Variabel yang
paling dominan mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA adalah sikap dengan
nilai OR 4,524 (CI 95%; 1,211-16,904).
Kesimpulan: Ada hubungan motivasi dan sikap dengan perilaku pemeriksaan
IVA.