DETAIL DOCUMENT
ASUHAN KEBIDANAN BERKESINAMBUNGANPADA NY.L USIA 27 TAHUN DENGAN KEK DI PUSKESMAS MERGANGSAN 2016
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Annisa Rahmawati,
Siti Tyastuti,S.Kep,Ners,SST,M.Kes,
Sabar Santoso,S.Pd,APP,M.Kes,
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-06-22 03:29:53 
Abstract :
Latar belakang: Ibu hamil dengan KEK tahun 2014 sebesar 13,1% mengalami peningkatan pada tahun 2015 yaitu sebesar 15,4%. Sedangkan tahun 2016 Januari-Februari terdapat 18 ibu hamil dari jumlah ibu hamil 187 atau sekitar 9,6% ibu hamil mengalami KEK berdasarkan data ibu hamil kecamatan Mergangsan. Tinjauan kasus: ibu hamil KEK dapat menyebabkan anemia,berat badan ibu tidak bertambah secara normal,dan terkena penyakit infeksi, proses pertumbuhan janin terhambat, abortus,bayi lahir mati, kelainankongenital, anemia bayi. Persalinan ibu KEK dapat menyebabkan persalinan sulit dan lama,prematur, dan persalinan dengan operas, serta perdarahan pasca persalinan. Ibu nifas dengan KEK dapat menyebabkan kurus, produksi ASI tidak cukup, ibu akan mudah sakit, osteoporosis. Bayi baru lahir dari ibu KEK dapat terjadi BBLR. KB suntik progestin tidak menganggu produksi ASI. Hasil Pembahasan: Pada kehamilan terjadi kenaikan berat badan 13 kg, dan Lila terakhir 24cm. Pada persalinan yaitu dilakukan secara spontan dan tidak terjadi komplikasi apapun. Pada BBL bayi lahir dengan berat 2800gr. Pada nifas ibu mengalami PEB 2 jam postpartum dan normal kembali 3 hari. Pada KB ibu menggunakan KB suntik 3 bulan. Kesimpulan: asuhan yang diberikan saat hamil berhasil. Tidak terjadi faktor risiko seperti persalinan sulit dan lama, prematur, dan persalinan dengan operasi , serta perdarahan pasca persalinan. BBL tidak mengalami BBLR. Saat nifas terjadi komplikasi PEB (bukan faktor risiko dari KEK). Produksi ASI tidak terganggu. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta