DETAIL DOCUMENT
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KETEPATAN WAKTU PEMBERIAN MPASI PADA BATITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANTRIJERON KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2019
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Devinta Widya Kenhapsari,,
NDevMina Yumei Santi,,
Nanik Setiyawati,
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-06-22 02:00:42 
Abstract :
Latar Belakang: Pemberian MPASI yang tidak tepat waktu, terlalu dini diberikan (kurang dari empat bulan) ataupun terlambat (sesudah usia tujuh bulan) dapat mengakibatkan hal-hal yang merugikan. Berdasarkan data Profil Kesehatan DIY 2016 cakupan balita yang mendapatkan ASI Eksklusif di Kota Yogyakarta sebanyak 52,13% dan mengalami peningkatan pada tahun 2017 sebanyak 54,43%. Tujuan Penelitian: Diketahui hubungan usia, tingkat pendidikan, paritas dan status pekerjaan ibu dengan ketepatan waktu pemberian MPASI pada batita usia 6- 24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Mantrijeron Kota Yogyakarta, tahun 2019 Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain crossectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2019 - Juli 2019. Populasi meliputi ibu yag memiliki batita usia 6-24 bulan. Sampel berjumlah 58 orang. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil Penlitian: Berdasarkan uji statistik pada paritas didapatkan nilai p-value 0,009, status pekerjaan ibu mendapatkan nilai p-value 0,000 yang signifikan antara paritas, status pekerjaan ibu dengan ketepatan waktu pemberian MPASI. Usia ibu mendapatkan nilai p-value 0,0253 dan tingkat pendidikan dengan nilai p- value 0,065 yang tidak signifikan dengan ketepatan waktu pemberian MPASI Kesimpulan: Ada hubungan paritas dan status pekerjaan ibu dengan ketepatan waktu pemberian MPASI pada batita usia 6-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Mantrijeron tahun 2019. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta