Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Rosi Frita Andini Samosir,,
Suherni,
Tri Maryani,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-06-19 08:47:42
Abstract :
Latar Belakang: Pneumonia adalah bentuk infeksi saluran pernapasan akut yang
mempengaruhi paru-paru. Pneumonia menyumbangkan kasus kematian balita di
dunia sebesar 16% pada tahun 2015. Kasus pneumonia yang terjadi di Indonesia
pada tahun 2017 adalah sebanyak 447.431 balita. Kejadian pneumonia di
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebesar 1.24%, di Kabupaten Bangka
Tengah 8.1%, dan angka kejadian tertinggi ada di Puskesmas Koba yaitu 9.6%
(2016) dan 7.7% (2017). Salah satu faktor risiko pneumonia adalah tidak
mendapat ASI eksklusif.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan
kejadian pneumonia pada balita di wilayah kerja Puskesmas Koba Kabupaten
Bangka Tengah Tahun 2018
Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian survei analitik dengan
pendekatan case control. Penelitian dilakukan pada bulan Februari 2018. Populasi
meliputi seluruh balita usia 7-59 bulan yang ada di wilayah kerja Puskesmas Koba
Kabupaten Bangka Tengah. Sampel berjumlah 109 untuk kelompok kasus dan
109 kontrol. Analis data menggunakan chi-square dan uji OR.
Hasil Penelitian: Pada kelompok kasus 87.2% balita tidak mendapat ASI
eksklusif, 12.8% mendapat ASI eksklusif. Pada kelompok kontrol 59,6% balita
tidak mendapat ASI eksklusif, 40.4% mendapat eksklusif. Pada analisis bivariat
didapatkan hasil p-value 0.0001 (<0.05), menunjukkan ada hubungan antara
pemberian ASI eksklusif dengan kejadian pneumonia. Odd Ratio (OR) yang
didapatkan dari perhitungan 4,593 (95% CI 2.329-9.059), artinya balita yang tidak
diberikan ASI eksklusif berpeluang 4,5 kali mengalami kejadian pneumonia
dibandingkan dengan balita yang mendapat ASI eksklusif.
Kesimpulan: Ada hubungan pemberian ASI Eksklusif dengan kejadian
pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Koba Kabupaten Bangka Tengah tahun
2018.