Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Zebulan Chandra Kirana*,
Dwiana Estiwidani,,
Niken Meilani,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-06-19 07:19:53
Abstract :
Latar Belakang: Perdarahan menjadi penyebab utama kematian ibu, terhitung
lebih dari seperempat kematian dalam distribusi global. Dari total kasus, kejadian
perdarahan postpartum merupakan penyebab tertinggi. Faktor risiko yang
meningkatkan kejadian perdarahan postpartum adalah usia, paritas, jarak
kelahiran, anemia, IMT, berat lahir, preeklampsia dan induksi persalinan.
Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab tidak
langsung yang berhubungan dengan kejadian perdarahan postpartum di RSUD
Wonosari Gunungkidul tahun 2017.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain crosssectional. Populasi
penelitian ini adalah seluruh ibu postpartum yang mendapat perawatan di RSUD
Wonosari Gunungkidul tahun 2017. Sampel yang diambil sebanyak 120
responden. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling.
Hasil Penelitian: Hasil uji statistik menunjukkan p-value masing-masing variabel
adalah usia (0,002), paritas (0,175), jarak kelahiran (0,132), anemia (0,001), IMT
(0,000), berat lahir (0,397), preeklampsia (0,004) dan induksi persalinan (0,000).
Kesimpulan: Penyebab tidak langsung yang berhubungan dengan perdarahan
postpartum adalah usia, anemia, IMT, preeklampsia dan induksi persalinan.