Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Wida Putri Hayuningtyas*,
Hesty Widyasih**,
Margono***,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-06-19 07:02:32
Abstract :
Latar Belakang: Perkembangan motorik halus merupakan kemampuan anak
untuk mengamati sesuatu dan melakukan gerakan dengan bantuan otot kecil.
Kemampuan motorik halus pada anak dapat dikembangkan dengan memberikan
stimulasi berupa bermain puzzle, memotong, menggambar, menulis, finger
painting dan lain sebagainya. Kurangnya stimulasi akan mengakibatkan anak
memiliki gangguan konsentrasi pada saat anak duduk disekolah dasar yang
berdampak pada perkembangan kognitif anak.
Tujuan Penelitian: Diketahui pengaruh finger painting terhadap perkembangan
motorik halus anak usia prasekolah di PAUD Al Hijrah dan PAUD Smart
Sidoluhur, Kecamatan Godean, Sleman.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experimental with
Non Equivalent Control Group Design. Populasi studi penelitian adalah siswa
PAUD Al-Hijrah dan Smart Desa Sidoluhur Kec. Godean dengan sampel masing-
masing kelompok 16. Analisis data menggunakan Independent T-Test. Kelompok
Eksperimen diberikan stimulasi finger painting dan kelompok kontrol diberikan
stimulasi menyusun puzzle.
Hasil Penelitian: Rata-rata perkembangan motorik halus setelah diberikan
intervensi mengalami peningkatan baik jenis stimulasi finger painting (sig. 0,000)
maupun menyusun puzzle (sig. 0,002). Finger painting lebih meningkatkan
perkembangan motorik halus anak pada usia prasekolah dibandingkan dengan
menyusun puzzle dengan perbedaan rata-rata nilai selisih 1,000 (sig. 0,007).
Kesimpulan : Ada pengaruh finger painting dengan perkembangan motorik halus
anak pada usia prasekolah.