DETAIL DOCUMENT
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERNIKAHAN DINI DI KECAMATAN PLAYEN KABUPATEN GUNUNGKIDUL TAHUN 2018
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Latifa Fitriatun Zainurrahma*,,
Niken Meilani.,,
Ana Kurniati,
Subject
RG Gynecology and obstetrics 
Datestamp
2020-06-18 07:28:10 
Abstract :
Latar Belakang: Pernikahan dini menurut BKKBN adalah pernikahan yang berlangsung pada umur di bawah usia reproduktif yaitu <20 tahun pada wanita dan <25 tahun pada pria. Berdasarkan data dari Kementerian Agama DIY tahun 2017 menunjukkan bahwa kejadian pernikahan dini tertinggi di Kabupaten Gunungkidul sebesar 1628 kasus. Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan antara status ekonomi, tingkat pengetahuan tentang pernikahan dini, budaya masyarakat, peran orang tua, dan keterpaparan informasi dengan pernikahan dini pada wanita yang menikah di Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul Tahun 2018. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Populasi sebesar 390 wanita yang menikah di Kecamatan Playen tahun 2018. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling sebanyak 66 responden. Analisis yang digunakan yaitu uji chi-square dan regresi logistik. Hasil Penelitian: Hasil analisis bivariat terdapat hubungan yang signifikan antara status ekonomi(p-value= 0,0001), tingkat pengetahuan(p-value= 0,0001), budaya masyarakat(p-value= 0,0001), peran orang tua(p-value= 0,0001), dan keterpaparan informasi media elektronik(p-value= 0,037) dengan pernikahan dini. Kesimpulan: Faktor yang paling dominan berhubungan dengan pernikahan dini adalah status ekonomi. Responden dengan status ekonomi rendah lebih berkemungkinan menikah dini. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta