Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Latifatussyarifah*,,
Mina Yumei Santi,,
Nur Djanah,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-06-18 07:20:51
Abstract :
Latar belakang : Prevalensi kejadian kanker payudara tertinggi tahun 2018 di
Kecamatan Sentolo, Kulon Progo sebesar 15 kasus. Salah satu faktor
penyebabnya adalah kurangnya informasi mengenai SADARI dan kurangnya
minat untuk mencari informasi kesehatan yang menyebabkan rendahnya
pengetahuan pada masyarakat mengenai kanker payudara dan cara SADARI yang
baik.
Tujuan Penelitian : Mengetahui efektivitas penggunaan media video
dibandingkan ceramah terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang
SADARI pada wanita usia subur.
Metode Penelitian : Penelitian quasi experiment dengan pre test-post test with
control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2019 di Dusun
Sidowayah. Teknik sampling menggunakan purposive sampling dengan subjek
penelitian adalah wanita usia subur sebanyak 49 orang responden, baik pada
kelompok intervensi maupun pada kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan
data berupa kuesioner. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann
Whitney.
Hasil Penelitian : Peningkatan rerata pengetahuan pada kelompok intervensi
37,74 dan pada kelompok kontrol sebesar 20,49 sedangkan peningkatan rerata
sikap pada kelompok intervensi 36,88 dan pada kelompok kontrol sebesar 35,87.
Ada perbedaan peningkatan pengetahuan dan sikap yang signifikan antara dua
kelompok dengan nilai p-value 0,000.
Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian media video terhadap peningkatan
pengetahuan dan sikap tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) pada
wanita usia subur.