Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Zikrul Aqidah*,
Munica Rita Hernayanti,
Siti Tyastuti,,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-06-18 04:42:43
Abstract :
Latar Belakang : Menyusui yang tidak optimal dapat memberikan kontribusi
sebesar 45% kematian akibat infeksi neonatus, 30% kematian akibat diare, dan
?5% kematian akibat penyakit pernapasan akut pada bayi.
Tujuan Penelitian : Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku
pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di wilayah
kerja Puskesmas Gondokusuman I Yogyakarta.
Metode Penelitian : Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan cross
sectional. Penelitian dimulai pada bulan November 20?8 sampai Juni 20?9.
Subyek penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-12 bulan di wilayah kerja
Puskesmas Gondokusuman I Yogyakarta sejumlah 90 responden. Pengambilan
sampel dilakukan dengan cara purposive sampling, yaitu berdasarkan kriteria
inklusi dan eksklusi, pengumpulan data menggunakan kuesioner, dianalisis secara
univariat, bivariat (uji chi-square), dan multivariat (regresi logistik ganda).
Hasil Penelitian : Presentase ibu yang memberikan ASI eksklusif sebesar 63,3%.
Hasil uji bivariat menunjukkan ada hubungan bermakna antara status pekerjaan
(p-value=0,002), promosi susu formula (p-value=0,000), dukungan tenaga
kesehatan (p-value=0,000), dan dukungan suami (p-value=0,000) dengan perilaku
pemberian ASI eksklusif. Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel
promosi susu formula merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi
perilaku pemberian ASI eksklusif (p-value = 0,000; OR = 15,276).
Kesimpulan : Variabel yang paling dominan mempengaruhi perilaku pemberian
ASI eksklusif adalah variabel promosi susu formula.