Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
DPradita Dwi Sulistyani*,
Mina Yumei Santi,
Dyah Noviawati Setya,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-06-17 08:41:12
Abstract :
Latar Belakang : Penyebab kematian neonatus salah satunya adalah ikterus
neonatorum yang menyumbangkan 6%. Ada beberapa faktor risiko yang dapat
menyebabkan ikterus neonatorum salah satunya jenis persalinan seksio sesarea.
Tujuan Penelitian : untuk mengetahui hubungan antara jenis persalinan seksio
sesarea dengan kejadian ikterus neonatorum.
Metode Penelitian : penelitian ini merupakan penelitian observasional yang
menggunakan desain cross sectional dengan teknik consecutive sampling. Subyek
penelitian ini adalah bayi yang berusia 0-28 hari. Data diambil dari register
dengan ketentuan inklusi dan eksklusi dengan sampel sebanyak 97.
Hasil Penelitian : Ikterus neonatorum pada bayi yang dilahirkan secara seksio
sesarea (37%) lebih besar dari ikterus neonatorum pada bayi yang dilahirkan
secara pervaginam (12,9%). Berdasarkan uji chi-square diketahui bahwa ada
hubungan persalinan seksio sesarea dengan kejadian ikterus neonatorum dengan
p-value = 0,016 dan rasio prevalensi (RP)=2,881.
Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara jenis persalinan seksio
sesarea dengan kejadian ikterus neonatorum di RS PKU Muhammadiyah
Yogyakarta.