Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Poppy Anggun Taria1,
PopDyah Noviawati Setya Arum2,
Hesty Widyast,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-06-18 03:21:26
Abstract :
Latar Belakang: Mewujudkan derajat kesehatan ibu adalah tujuan pembangunan
Sustainable Development Goals (SDGs). Pasangan Usia Subur (PUS) merupakan
sasaran Program KB. Angka unmet need di Indonesia 10,5%. Provinsi Daerah
Istimewa Yogyakarta (DIY) mempunyai angka unmet need yang tinggi. Pada
tahun 2017 mencapai 10.08%. Presentase kejadian Unmet Need di Kota
Yogyakarta 13,74%. Sorosutan adalah kelurahan dengan persentase tertinggi
25,13%. Unmet need tertinggi di RW 12. Faktor yang mempengaruhi Unmet Need
yaitu umur, pendidikan, pengetahuan, sikap, jumlah anak hidup, faktor budaya
dan agama.
Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap PUS tentang
program KB pada PUS yang Unmet Need di RW 12 Kelurahan Sorosutan
Kecamatan Umbulharjo Kota Yogyakarta.
Metode Penelitian: Jenis penelitian deskriptif, desain cross sectional. Subjek
penelitian 32 ibu PUS unmet need. Pengukuran menggunakan kuesioner. Analisis
data univariat.
Hasil: Mayoritas ibu PUS unmet need berumur >35, pendidikan terakhir
SLTA/SMA. Pekerjaan PUS tidak bekerja, jumlah anak <2, sumber informasi dari
tenaga kesehatan. Pengetahuan tentang KB baik, serta memiliki sikap yang tidak
mendukung terhadap program KB. Yaitu paling banyak pada ibu PUS umur 20-35
tahun, Perguruan Tinggi, IRT, jumlah anak <2, sumber informasi keluarga.
Kesimpulan: Mayoritas ibu PUS berpengetahuan baik dan sikap tidak
mendukung program KB