Abstract :
HUBUNGAN LAMA PUASA DENGAN KEJADIAN POST OPERATIVE NAUSEA VOMITING DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
Rachma Dewi Saraswati¹ , Abdul Majid² , Ana Ratnawati³
1,2,3Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Jl. Tatabumi No.3 Banyuraden, Gamping, Sleman
Email : amrahmat16@gmail.com, habibiefajar@yahoo.co.id, anaratna@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang : Post Operative Nausea Vomitingm (PONV) adalah mual dan atau muntah yang terjadi dalam 24 jam pertama setelah pembedahan. Terjadinya PONV dipengaruhi berbagai faktor, yaitu : faktor risiko pasien, faktor resiko anestesi, dan faktor risiko pembedahan, dengan demikian bila PONV tidak segera ditangani, dapat menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, hipertensi vena, perdarahan, reptur esofageal.
Tujuan Penelitian : Mengetahui hubungan lama anestesi dengan kejadian post operative nausea vomiting pada pasien pasca general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Metode Penelitian : Observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel penelitian ini secara consecutive sampling dengan besar sampel 45 orang di bangsal Raudah RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta. Penelitian dilakukan pada tanggal 3 februari ? 4 maret 2020. Uji statistik menggunakan chi square dengan tingkat kepercayaan 95%.
Hasil Penelitian : Kejadian PONV sebanyak 12 (26,7%) responden. Lama puasa sebagian besar responden puasa 6-8 jam yaitu sebanyak 35 orang (77,8%). Hasil uji statistic didapatkan p Value 0,018.
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara lama puasa dengan kejadian post operrative nausea vomiting pada pasien pasca general anestesi di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta dengan keeratan hubungan tingkat rendah yaitu 0,390.
Kata Kunci : Lama puasa, Post Operrative Nausea Vomiting
¹ Mahasiswa Sarjana Terapan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
² Dosen Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
³ Dosen Keperawatan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta