DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN PERSEPSI TINDAKAN PENCABUTAN GIGI RAHANG ATAS DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DI PUSKESMAS
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Endah Dwi Purwaningsih,
Subject
RK Dentistry 
Datestamp
2021-09-10 07:57:41 
Abstract :
Latar belakang : Pencabutan Gigi merupakan tindakan yang menakutkan untuk sebagian masyarakat dan adanya mitos pencabutan gigi rahang atas dapat membuat mata buta/rabun membuat persepsi buruk tentang pencabutan gigi sehingga masyarakat jarang untuk pergi ke dokter gigi.Berdasarkan studi pendahuluan yang telah dilakukan di Puskesmas, didapatkan hasil 57,1% pasien mengeluhkan rasa cemas yang tinggi saat sebelum dilakukan pencabutan dikarenakan buruknya persepsi/informasi tentang pencabutan. Tujuan Umum : Diketahuinya hubungan persepsi tindakan pencabutan gigi rahang atas dengan tingkat kecemasan pasien di puskesmas. Metode :Jenis penelitian ini adalah penelitian review literatur. Sumber data pada penelitian review literatur menggunakan database E-resources Perpustakaan Nasional, kemudian sebagai tambahan sumber data didapatkan dari pencarian melalui Google Scholar dan Repository Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang diterbitkan/dipublikasikan pada tahun 2016-2020. Hasil : Semakin buruk persepsi pencabutan gigi rahang atas maka semakin tinggi kecemasan pasien dan semakin baik persepsi pencabutan gigi rahang atas maka semakin rendah kecemasan pasien. Kesimpulan : Terdapat hubungan persepsi tindakan pencabutan gigi rahang atas dengan tingkat kecemasan pasien di puskesmas. Kata Kunci :Persepsi, Pencabutan Rahang Atas, Tingkat Kecemasan. 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta