Abstract :
Latar Belakang: Konsumsi sayur dan buah masih cukup rendah, pada usia anak
sekolah dasar sangat sulit untuk dapat mengonsumsi makanan-makanan yang
diperlukan untuk masa pertumbuhan. Perilaku konsumsi sayur dan buah
mempunyai hubungan yang signifikan salah satunya dengan pengetahuan gizi,
untuk dapat menambah pengetahuan tentang gizi dapat dilakukan melalui proses
penyuluhan gizi. Perlu digunakan media untuk meningkatkan minat sasaran dalam
menyerap informasi contohnya kartu YU-SB dan leaflet.
Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemberian kartu YU�SB dibandingkan leaflet sebagai media peningkatan pengetahuan sayur dan buah
pada siswa sekolah dasar.
Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan menggunakan pre�posttest with control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari
sampai Februari 2020. Cara penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan cara
purposive sampling, terpilih siswa kelas IV SDN Ngijon I (sebagai kelompok kartu
YU-SB) dan siswa kelas IV SDN Pendulan (sebagai kelompok leaflet).
Hasil: Hasil uji pretest tidak signifikan p=0,261 menunjukkan pengetahuan awal
dari kedua kelompok sama, rata-rata pretest kelompok kartu YU-SB yaitu 56,50
dan kelompok leaflet yaitu 59,17. Hasil posttest (p= 0,648) secara statistik tidak
signifikan, akan tetapi terdapat perbedaan pengetahuan antara kelompok kartu YU�SB dengan leaflet pada hasil posttest jika dilihat dari peningkatan nilai rata-rata.
Rata-rata posttes kelompok kartu YU-SB yaitu 75,00 dan kelompok leaflet yaitu
76,33. Terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan sebelum dan setelah
dilakukan penyuluhan dengan kartu YU-SB (p=0,000) dan penyuluhan dengan
leaflet (p=0,000).
Kesimpulan: Kartu YU-SB lebih efektif dibandingkan dengan leaflet sebagai
media peningkatan pengetahuan sayur dan buah siswa sekolah dasar.
Kata kunci: Media, pengetahuan sayur dan buah, kartu YU-SB, leaflet