Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Sri Riningsih¹,,
Tri Maryani, SST, M.Kes²,,
Dyah Noviawati Setya A,
Subject
RG Gynecology and obstetrics
Datestamp
2020-08-28 08:17:05
Abstract :
LATARBELAKANG : Angka kematian ibu (AKI) di seluruh dunia yaitu satu
dari 8 kematian ibu, diperkirakan 13% atau 67.000 kematian, diakibatkan oleh
abortus yang tidak aman, diperkirakan bahwa diantara 10% dan 50% dari seluruh
wanita yang mengalami abortus yang tidak aman memerlukan pelayanan medis
akibat komplikasi.
TUJUAN : Untuk mengetahui karakeristik ibu yang mengalami abortus di Rumah
Sakit Khusus Ibu Anak Kahyangan Tahun 2019.
METODE PENELITIAN : Penelitian ini menggunakan desain penelitian
deskriptif dengan pendekatan observational. Subjek penelitian adalah ibu yang
mengalami abortus di RSKIA Kahyangan Tahun 2019.
HASIL : Hasil penelitian tentang karakteristik ibu yang mengalami abortus
berdasarkan umur, yang terbanyak adalah ibu dengan kategori tidak beresiko yaitu
umur ? 20 tahun dan ? 40 tahun sebanyak 93 responden (93%). Sedangkan pada
karakteristik paritas, yang terbanyak adalah ibu dengan kategori beresiko yaitu
jumlah anak 1 dan lebih dari 3 berjumlah 87 responden (87%). Pada karakteristik
pendidikan, diketahui sebagian besar adalah pendidikan menengah yaitu 67
responden (67%). Dan pada karakteristik jarak kehamilan diketahui bahwa hasil
yang didapat adalah kategori beresiko yaitu jarak ? 2 tahun sebanyak 57
responden (57%).
KESIMPULAN : Karakteristik ibu yang mengalami abortus berdasarkan umur
yang terbanyak adalah umur ? 20 tahun dan ? 40 tahun, sedangkan pada
karakteristik paritas adalah ibu dengan jumlah anak 1 dan lebih dari 3, pada
karakteristik pendidikan diketahui sebagian besar adalah pendidikan menengah
dan pada karakteristik jarak kehamilan yang paling banyak yaitu jarak ? 2 tahun.
KATA KUNCI : Abortus, Umur, Paritas, Tingkat Pendidikan, Jarak Kehamilan.