DETAIL DOCUMENT
PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN MEDIA KARUNG DENGAN PERBANDINGAN VARIASI DOSIS AKTIVATOR EM4
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Miftasya Ineda Hingar,
Subject
TD Environmental technology. Sanitary engineering 
Datestamp
2021-09-23 06:52:50 
Abstract :
Sampah merupakan masalah urgen yang perlu ditangani pemerintah terutama dalam memelihara kelestarian dan kesehatan lingkungan. Kompos adalah bahan organik yang mengalami proses pembusukan karena adanya bakteri pembusuk yang bekerja didalamnya. Berdasarkan pengamatan, sampah rumah tangga pada Dusun Koroulon Kidul, Bimomartani, Ngemplak, Sleman sebagian yang dapat digunakan kembali diambil oleh petugas sampah dan yang tidak dapat digunakan kembali dibakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi dosis aktivator EM4 dan tetes tebu terhadap lama waktu pengomposan sampah organik rumah tangga. Dari hasil pengamatan yang dilakukan menunjukkan perbedaan dosis aktivator EM4 dan tetes tebu 30ml : 50ml perlakuan 1 (X1), 60ml : 50ml untuk perlakuan 2 (X2), 120ml : 50ml untuk perlakuan 3 (X3), masing-masing dosis dilarutkan kedalam air 500ml. Penelitian ini bersifat semu eksperimen dengan design penelitian Post Test Only Design. Pengukuran pH dan suhu kompos dilakukan selama proses pengomposan untuk mengetahui tingkat kematangan kompos. Berdasarkan pemeriksaan diperoleh hasil kompos dengan XI matang pada hari ke25, sedangkan X2 dan X3 matang pada hari ke29. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perlakuan X1 merupakan komposisi paling efektif dalam pengomposan sampah organik rumah tangga. Kata Kunci: Dosis aktivator EM4, Sampah organik rumah tangga, Sampah 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta