Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
AFRINA RERI WINDIYASTARI,
Subject
RT Nursing
Datestamp
2021-11-04 08:55:52
Abstract :
Latar Belakang: Yogyakarta termasuk penderita gangguan jiwa terbanyak di
Indoesia, peningkatan tersebut dikarenakan permasalahan yang dialami mulai
dari kondisi perekonomian, kondisi keluarga, dan latar belakang pola asuh yang
tidak baik yang diterapkan oleh orang tua.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui pola asuh orang tua yang diterapkan
sebelum anaknya menderita gangguan jiwa.
Metode Penelitian: Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penelitian
dilakukan pada tanggal 7 Maret 2015 sampai dengan tanggal 25 April 2015.
Lokasi Penelitian di Poliklinik jiwa RSJ Grhasia. Subyek penelitian adalah orang
tua pasien gangguan jiwa yang periksa di poliklinik jiwa RSJ Grhasia sejumlah 45
orang. Teknik sampling menggunakan Accidental Sampling. Instrumen penelitian
berupa kuesioner sebanyak 30 pertanyaan. Analisis data dengan distribusi
frekuensi.
Hasil Penelitian: Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa pola asuh otoriter
terendah dengan 2 (4,44%) responden. Pola asuh permissif 3 (6,67%)
responden, Pola asuh demokratis 40 (88,89%) responden.
Kesimpulan: Kejadian gangguan jiwa di poliklinik jiwa RSJ Grhasia kebanyakan
orang tua menerapkan pola asuh demokratis.
Kata kunci: pola asuh ganguan jiwa, pola asuh orang tua.