DETAIL DOCUMENT
MAT SERBUK KULIT JERUK NIPIS (Citrus aurantifolia) SEBAGAI ANTI NYAMUK ELEKTRIK
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
EKA WAHYU PUSPARINI,
Subject
TD Environmental technology. Sanitary engineering 
Datestamp
2020-10-21 06:36:10 
Abstract :
Jumlah kasus DBD di Indonesia setiap tahun cenderung meningkat dan persebarannya semakin luas. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) saat ini endemis di sebagian besar tanah air. Berdasarkan laporan Ditjen PP dan PL Depkes RI, 2009 kasus DBD berfluktuasi dari tahun ke tahun. Indonesia pernah mengalami kasus terbesar pada tahun 2005 di Asia Tenggara yaitu 95.270 orang (CFR = 1,36 %). Salah satu upaya mencegah penularan DBD adalah mencegah gigitan/kontak dengan nyamuk menggunakan repellent. Pengendalian dengan repellent, baik kimia maupun botani mempunyai target pada chemoreseptor nyamuk yaitu pada palpi dan antenna. Penggunaan insektisida hayati merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi dampak negatif penggunaan insektisida kimia. Repellent merupakan insektisida yang dapat mencegah gigitan nyamuk. Berbagai produk repellent yang ada di pasaran saat ini adalah dalam bentuk aerosol, lotion, kream yang dapat melindungi manusia secara perorangan secara temporer. Salah satu jenis repellent adalah Mat, menggunakan insektisida hayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Mat serbuk kulit Jeruk nipis sebagai anti nyamuk untuk mematikan vektor nyamuk Aedes sp. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen Quasi dengan desain Post Test Only With Control Group, yang hasilnya akan di analisis secara analitik menggunakan Uji One-Way Anova dan LSD dengan taraf signifikansi (?) = 0,05. Berdasarkan hasil analisis statistik dengan One way anova diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 artinya ada perbedaan yang bermakna antara variasi berat Mat serbuk kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia) terhadap persentase kematian nyamuk Aedes sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh penambahan berbagai berat Mat yang digunakan terhadap persentase kematian nyamuk Aedes sp. Berat terbaik dalam rata-rata mematikan nyamuk Aedes sp. adalah 4 gram dengan persentase kematian 97%. Kata Kunci : Nyamuk Aedes sp., Mat, kulit jeruk nipis (Citrus aurantifolia). 
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta