DETAIL DOCUMENT
PENGARUH BERBAGAI VARIASI VOLUME MINYAK GORENG BEKAS TERHADAP STANDAR MUTU DETERJEN CUCI CAIR
Total View This Week0
Institusion
Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
Author
Dwi Rahma Wati,
Subject
TD Environmental technology. Sanitary engineering 
Datestamp
2020-10-23 07:25:15 
Abstract :
Minyak goreng adalah bahan pangan yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Penggunaan minyak goreng berkali-kali secara ilmiah merupakan perlakuan yang tidak sehat. Konsumsi minyak goreng bekas sangat berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit dan juga limbah yang dapat mencemari lingkungan. Jumlah pedagang gorengan di Jl. Godean km 4, Gamping, Sleman ada 20 pedagang gorengan, minyak goreng bekas yang dihasilkan rata-rata 3 liter/hari, maka dilakukan pemanfaatan minyak goreng bekas dengan cara mengolahnya kembali untuk pembuatan deterjen cuci cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai variasi volume minyak goreng bekas terhadap bentuk, bau, warna, pH, bahan aktif, bobot jenis dan cemaran mikroba pada deterjen cuci cair. Jenis penelitian yang digunakan adalah pra eksperimen dengan desain penelitian Postest Only Design. Variasi volume minyak goreng bekas adalah 50 ml, 55 ml dan 60 ml, dilakukan 3 kali pengulangan. Lokasi penelitian ada di Laboratorium Kimia Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Analisis data menggunakan uji kruskal wallis dengan tarif signifikan 5%. Hasil Penelitian menyatakan bahwa ada pengaruh berbagai variasi volume minyak goreng bekas terhadap pH, bahan aktif, bobot jenis dan cemaran mikroba pada deterjen cuci cair dengan nilai asymp. Sig (< 0,05) dan tidak ada pengaruh berbagai variasi volume minyak goreng bekas terhadap bentuk, bau dan warna pada deterjen cuci cair dengan nilai asymp. Sig (> 0,05). Kepustakaan : 26 (1986-2013). Kata Kunci : Deterjen cuci cair, minyak goreng bekas. 

File :
KTI RAHMA.pdf
Institution Info

Poltekkes Kemenkes Yogyakarta