Abstract :
Laboratorium Farmasi adalah salah satu bangunan yang berpotensi mengalami kebakaran sebab pada umumnya laboratorium menyimpan bahan kimia yang mudah terbakar dan teroksidasi serta peralatan listrik sehingga memiliki risiko mengalami kebakaran. Untuk mengantisipasinya lebih cepat maka perlu dimonitor secara realtime dan memerlukan notifikasi telegram untuk menginformasikan pengguna agar dapat ditangani lebih cepat. Untuk mendapatkan sistem yang dapat bekerja secara otomatis yang berbasis Wemos D1 R1 dan dapat dimonitoring menggunakan website, maka diperlukan sebuah website untuk memonitoring kebakaran tersebut, dimana website merupakan kumpulan informasi dalam bentuk halaman web yang saling tergabung pada suatu domain atau URL, serta dapat diakses secara luas melalui halaman beranda selama terkoneksi dengan internet. Wemos D1 R1 dalam sistem monitoring berperan sebagai pengendali utama dan sebagai web client yang dapat menerima dan mengirim data ke website berbasis PHP & MySQL, serta membaca data asap dari sensor MQ-2 dan kelembaban dari sensor DHT11 dan mengirimkannya ke database melalui koneksi jaringan internet wireless. Data akuisisi asap dan kelembaban dikirim ke database secara kontinyu setiap jeda 15 detik untuk ditampilkan pada website.