Abstract :
Tanaman kemiri (Aleurites moluccana (L.) Willd) merupakan salah satu tanaman yang berkhasiat sebagai alternatif obat tradisional dan mengandung senyawa antioksidan yang dapat mendonorkan satu atau lebih elektron kepada radikal bebas, sehingga reaksi radikal bebas dapat terhambat. Selain itu, tanaman kemiri mengandung minyak di dalam biji kemiri yang tergolong tinggi yaitu sekitar 55-66%. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh waktu oven dengan suhu 40? terhadap hasil rendemen minyak kemiri dan pengaruh aktivitas antioksidan.
Metode yang digunakan yaitu biji kemiri diberikan praperlakuan oven sebelum diekstraksi dengan menggunakan variasi waktu selama 1, 3, dan 5 menit dengan suhu 40?. Kemudian biji kemiri yang telah di oven, diekstraksi dengan menggunakan mesin press. Minyak kemiri kemudian dilakukan analisis rendemen dan uji aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH. Kemudian minyak kemiri dilakukan analisis data menggunakan regresi linier.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen yang tertinggi dengan suhu 40? selama 3 menit yaitu mendapatkan hasil nilai rendemen 55,83%. Pada data log konsentrasi dan probit dinyatakan bahwa sampel 3 dengan waktu 5 menit mendapatkan nilai IC50 maksimal yang terbaik yaitu 109,647 µg/mL, dengan nilai IC50 tersebut minyak kemiri tergolong antioksidan yang sedang aktif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh waktu oven terhadap rendemen dan aktivitas antioksidan.
Kata Kunci : Praperlakuan Oven, Aktivitas Antioksidan, DPPH, Rendemen