Abstract :
Tumbuhan bajakah (Spatholobus littoralis Hassk) memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder seperti fenolik, flavonoid, tannin, saponin, alkaloid, terpenoid yang mampu mengatasi berbagai penyakit degenerative, seperti diabetes, kanker, tumor dan lain-lain.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fenol total pada ekstrak hasil proses infundasi akar bajakah dari 4 macam merk yang beredar di pasaran. Metode ekstraksi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ekstraksi infudasi, dimana digunakannya metode ekstraksi ini untuk mengetahui apakah rebusan akar bajakah tersebut terdapat kandungan fenol.
Uji kualitatif dilihat berdasarkan uji makroskopis,mikroskopis, dan uji total fenol menggunakan pereagen dan KLT. Uji kuantitatif dilihat dari persamaan regresi linier dengan Microsoft Excell. Hasil penelitian dari empat ekstrak akar bajakah dari berbagai merek yang beredar di pasaran menunjukkan bahwa keempatnya memiliki kandungan fenol yaitu sampel A yaitu 10,25 %, sampel B 13,011 %, sampel C 5,82 %, dan sampel D 9,022%.