DETAIL DOCUMENT
PENGARUH WAKTU MASERASI TERHADAP KADAR FLAVONOID TOTAL PADA EKSTRAK BIJI PEPAYA ( Carica papaya L. )
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
Nadila, Diana
Subject
QD Chemistry 
Datestamp
2023-07-04 04:22:07 
Abstract :
Biji Pepaya merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk pengobatan karena mengandung senyawa metabolit sekunder diantaranya adalah senyawa flavonoid. Berdasarkan penelitian terdahulu senyawa flavonoid memiliki aktivitas antibakteri dan antifungi. Untuk bisa mendapatkan senyawa flavonoid tersebut maka dilakukan ekstraksi dengan menggunakan metode maserasi. Waktu ialah salah satu faktor yang berpengaruh dalam proses ekstrak maserasi. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar flavonoid yang dihasilkan dengan perbedaan waktu maserasi yang didapat dari ekstrak biji pepaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode maserasi dengan menggunakan pelarut etanoil 96% pada waktu 3 hari dan 5 hari. Penelitian ini dilakukan dengan dua tahap yaitu analisis kualitatif dengan pengujian reaksi warna dan kromatografi lapis tipis, dan analisis kuantitatif dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar flavonoid yang paling tinggi ada pada waktu maserasi 5 hari. Hasil kandungan senyawa flavonoid pada waktu maserasi 3 hari yaitu sebesar 25% = 25 mgQE/100 g esktrak dan hasil kandungan senyawa flavonoid pada waktu maserasi 5 hari yaitu sebesar 52% = 52 mgQE/100 g ekstrak. 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama