Abstract :
ISPA adalah peradangan akut saluran pernapasan atas dan bawah yang disebabkan
oleh infeksi mikroorganisme, bakteri, virus, tanpa atau disertai peradangan
parenkim paru. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
penggunaan dan pemberian antibiotik pada penderita ISPA di Puskesmas Kluwut.
Penelitian ini menggunakan metode analitik kuantitatif, dengan desain penelitian
cross sectional. Instrumen berupa kuesioner dengan 96 responden. Pengambilan
sampel menggunakan accidental sampling. Analisis dalam penelitian ini
menggunakan analisis bivariat dengan metode Chi-Square sebesar 0,05.
Hasil yang diperoleh pada kategori pengetahuan cukup sebanyak 13 orang
(13,6%) dan pada kategori baik sebanyak 83 orang (86,4%), sedangkan untuk
kategori pemberian antibiotik cukup sebanyak 14 orang (14,6%) dan pada
kategori baik. sebanyak 82 orang (85,4%). Kesimpulan penelitian menunjukkan
bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan pemberian
antibiotik yang dibuktikan dari perhitungan nilai p 0,000 < 0,05.