Abstract :
Cabai merah (Capsicum annum L.) merupakan salah satu jenis sayuran yang mempunyai kadar air yang cukup tinggi (55-85%) pada saat panen. Adapun tujuan penelitian ini adalah mencari pengaruh cara pengeringan terhadap kadar vitamin C pada cabai merah menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah eksperimen. Penyajian data menggunakan grafik.
Metode ekstraksi yang digunakan adalah metode maserasi. Identifikasi kadar vitamin C menggunakan uji susut pengeringan, uji kualitatif, uji organoleptis, uji mikroskopik, dan uji bebas etanol, sedangkan untuk uji kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah purposive sampling.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa cabai merah mengandung vitamin C yang diperoleh pada pengeringan cahaya matahari adalah 147,45 mg/g dan pada pengeringan menggunakan oven adalah 147,80 mg/g. dapat disimpulkan bahwa cara pengeringan dapat berpengaruh terhadap kadar vitamin C yang terdapat pada cabai merah (Capsicum annum L.) dan kadar vitami C yang tertinggi diperoleh yaitu pada pengeringan menggunakan oven sebanyak 147,80 mg/g.