Abstract :
Retribusi pelayanan tera dan tera ulang dilakukan untuk menjamin kepastian nilai pengukuran Alat, Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapan (UTTP) dalam rangka memperkuat daya saing produk di Kota Tegal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan, efektivitas, efisiensi, dan potensi penerimaan retribusi pelayanan tera dan tera ulang pada UPTD Metrologi Legal Kota Tegal. Analisis dalam penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan kuantitatif dengan pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis laju pertumbuhan, rasio efektivitas, dan rasio efisiensi. Hasil dari penelitian bahwa rata-rata laju pertumbuhan retribusi pelayanan tera dan tera ulang tahun 2018 sampai 2022 tergolong tidak berhasil. Berdasarkan hasil rata-rata analisis rasio efektivitas termasuk dalam kriteria kurang efektif dan rata-rata hasil analisis rasio efisiensi termasuk dalam kriteria tidak efisien. Selanjutnya berdasarkan hasil potensi penerimaan retribusi pelayanan tera dan tera ulang pada tahun 2018 hingga 2020 mengalami potensi penurunan dan mengalami kenaikan pada tahun 2021 sampai 2022.