Abstract :
Banyaknya partikulat-partikulat dan gas-gas polusi udara yang tersebar di udara
serta minimnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas udara pada suatu
lingkungan menimbulkan berbagai penyakit yang menyerang sistem pernafasan
pada manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan pemantauan dari jarak
jauh terhadap kadar aman atau bahayanya partikulat-partikulat dan gas-gas polusi
udara pada ruangan laboratorium Puskesmas Brebes sebagai upaya pencegahan
gangguan dan serangan penyakit pada sistem pernafasan manusia. Metode pada
penelitian ini menggunakan metode waterfall dengan teknik pengumpulan data
berupa observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil pengujian menunjukkan
bahwa sensor mampu mendeteksi partikulat-partikulat dan gas-gas polusi udara
yang tersebar pada lingkungan dengan nilai pembacaan yang tidak jauh berbeda
dari referensi. Secara umum, semua sensor bekerja dengan cukup baik yang
ditandai dengan nilai partikulat asap (PM10) pada kondisi aman adalah dibawah
400 PPM yang sesuai dengan acuan yang diambil dari portal resmi Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta nilai gas metana (CH4)
kondisi aman adalah dibawah 1000 PPM sesuai dengan acuan yang diambil dari
penelitian terdahulu.