Abstract :
Angka Kematian Ibu di Kabupaten Tegal pada tahun 2021 sebanyak 27 kasus diantaranya terjadi akibat infeksi Covid-19. Data pada tahun 2022 di Puskesmas Penusupan jumlah ibu hamil resiko tinggi sebanyak 580 penyebabnya yaitu Hipertensi, Anemia, Preeklamsi, KEK, Faktor umur < 20 tahun, Faktor umur > 35 tahun, Jarak kehamilan, Tinggi badan kurang ideal, TBC, HIV/AIDS, HIB, Gemeli, Presbo, Letak lintang, Riwayat SC, jantung, Jumlah anak > 5, namun KEK menempati jumlah ibu hamil resiko tinggi urutan kesatu. Tujuan dari penelitian ini adalah agar mampu melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif dengan menerapkan Asuhan Kebidanan (7 langkah varney) dan data perkembangan ditulis dengan metode SOAP. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Subyek penelitian adalah Ny. S umur 34 tahun G2P1A0 dengan KEK. Data diambil pada 12 Oktober 2022 sampai 3 Desember 2022. Asuhan tersebut dijabarkan secara menyeluruh, dimulai sejak pasien hamil TM III (37 minggu lebih 1 hari), bersalin (39 minggu lebih 5 hari), nifas normal (6 jam sampai 35 hari postpartum) dan BBL (6 jam sampai 35 hari). Hasil selama kehamilan subyek menerima terapi menu gizi seimbang dan Fe. Faktor ibu mengalami KEK terlihat dari kurang mengonsumsi makanan dari segi jumlah dan variasi sumber protein hewani. Penyusun menyimpulkan bahwa masa kehamilan, bersalian dan nifas Ny. S berlangsung normal dan tidak terjadi potensi resiko baik pada ibu maupun bayi . Saran diharapkan pasien mengetahui pentingnya melakukan pemeriksaan rutin kehamilannya sejak awal untuk mengetahui kondisi kehamilannya dan selalu menjaga keadaannya sehingga tidak terdapat resiko yang membahayakan bagi ibu dan janin.