Abstract :
Berdasarkan laporan hasil kajian analisis data kasus keracunan obat dan makanan tahun 2021 tingkat keracunan obat menempati peringkat 2 teratas dengan berbagai penyebab keracunan. Beberapa penyebab keracunan seperti alergi akan komposisi yang terdapat pada obat dan efek samping yang terdapat pada obat sehingga membutuhkan edukasi kepada masyarakat berupa informasi obat yang dapat diakses dengan mudah. Website dapat menjadi media yang digunakan dalam menyajikan informasi terkait obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi berbasis website dengan nama ?My Smart Pharmacy? yang dilengkapi fitur deteksi obat dan fitur chatbot untuk dapat menjawab pertanyaan masyarakat seputar obat yang ada. Selain hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk membantu masyarakat dalam menentukan obat yang tepat dikonsumsi sesuai dengan keluhan sehingga dapat meningkatkan keterampilan masyarakat dalam melakukan swamedikasi. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan deep learning melalui algoritma Convolutional Neural Network (CNN) dan Natural Language Processing (NLP). Hasil pengujian model pada penelitian ini menghasilkan akurasi
sebesar 88% dengan menggunakan 32 batch dan juga 10 kali epoch. Selain itu pengujian pada website ini dilakukan menggunakan blackbox testing dan telah menunjukkan dapat beroperasi dengan baik serta memenuhi harapan yang
diinginkan.