Abstract :
Pentingnya peran teknologi komunikasi saat ini tak dapat diragukan lagi, mengingat kebutuhan akan pertukaran informasi yang cepat dan akurat. Salah satu inovasi penting dalam teknologi komunikasi adalah penggunaan smartphone, yang memungkinkan manusia terhubung tanpa batasan jarak, ruang, dan waktu. Namun, perlu diketahui bahwa penggunaan smartphone membutuhkan energi listrik yang disimpan dalam baterai. Oleh karena itu, penelitian ini mengusulkan pembuatan sebuah stasiun pengisian daya menggunakan sensor koin, dengan studi kasus di Desa Pacul.Dalam pengembangannya, penelitian ini mengadopsi pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall. Tahap pengujian menjadi langkah penting dalam menentukan keberhasilan perangkat keras, apakah sudah berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan yang diinginkan. Melalui pengujian yang dilakukan, alat yang telah dibuat mampu mengisi daya barang elektronik di warkop Pa'dok, sehingga memberikan manfaat tambahan dalam penghasilan bagi warkop tersebut.Dengan demikian, pembuatan rancang bangun stasiun pengisian daya menggunakan sensor koin berdasarkan studi kasus di Desa Pacul berhasil dilakukan. Selain itu, hasil pengujian alat tersebut menunjukkan keberhasilannya dalam mengecas barang elektronik di warkop Pa'dok, yang pada gilirannya memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi warkop tersebut.
Kata kunci : Energi listrik,Sesnor koin,Stasiun pengisian daya