Abstract :
Mayoritas produsen tahu masih menggunakan cara tradisional dalam pemasakannya. Suhu yang terlalu tinggi akan menyebabkan denaturasi protein sehingga terjadi koagulasi, menurunkan solubilitas atau daya kemampuan larutnya dan terjadi perubahan warna. Sedangkan suhu yang terlalu rendah akan menyebabkan enzim lipoksiginase aktif sehingga menyebabkan bau langu. rumusan masalah yang didapatkan adalah bagaimana cara merancang desain alat yang dapat memonitoring suhu yang efektif untuk pemasakan bubur kedelai bagi produsen tahu untuk melakukan perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang teknologi maka dibutuhkan adanya suatu sistem rancang bangun alat monitoring suhu pemasakan bubur kedelai tahu yang dapat memberikan kemudahan dalam pemasakan. Alat kontrol ini dirancang dengan menggunakan sensor thermostat dan dihubungkan ke website
Kata kunci: Pemasakan, thermostat, Kontrol,Tahu