Abstract :
Flavonoid merupakan salah satu kelompok senyawa metabolit sekunder yang
paling banyak ditemukan di dalam jaringan tanaman. Senyawa fenolik ini yang
dimiliki oleh sebagian besar tumbuhan hijau dan biasanya terkonsentrasi pada biji,
buah, kulit buah, kulit kayu, daun, dan bunga. Salah satunya daun Ungu
(Graptophyllum pictum L. Griff) memiliki aktivitas antioksidan kuat yang
disebabkan oleh aktivitas senyawa polifenol yaitu flavonoid yang tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pangaruh perbandingan rasio pelarut
pada hasil rendemen dan untuk mengetahui kadar senyawa flavonoid total ekstrak
hasil maserasi daun Ungu.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen.
Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling dengan pemilihan
sampel daun segar dan berwarna ungu. Ekstraksi menggunakan metode maserasi
dengan pelarut etanol 96% dengan perbandingan rasio pelarut 1:5; 1:7,5; 1:10.
Analisis data menggunakan uji makroskopik, uji mikroskopik, uji reaksi warna,
KLT, dan uji spektrofotometri UV-Vis yang ditabulasi dengan metode regresi
linier.
Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh perbandingan rasio pelarut
terhadap rendemen ekstrak maserasi daun Ungu. Kadar flavonoid total yang
dihasilkan pada rasio pelarut 1:5 sebesar 58,52%, rasio 1:7,5 sebesar 58,56%,
rasio 1:10 sebesar 63,01%. Disimpulkan bahwa kadar flavonoid ekstrak daun
Ungu tertinggi ada pada rasio 1:10.