DETAIL DOCUMENT
POLA PERESEPAN ANTIDIARE PADA ANAK DI RUMAH SAKIT MITRA SIAGA TEGAL
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
Amilah, Siti Nur
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2023-09-26 09:14:02 
Abstract :
Penyakit Diare merupakan Penyakit endemis yang masih menjadi penyumbang angka kematian di Indonesia terutama pada balita. Hasil Riset Kesehatan Dasar menunjukkan adanya peningkatan kasus diare pada anak dari tahun 2018 hingga tahun 2019 sebanyak 16%. Sementara kasus diare khususnya Kabupaten Tegal sebanyak 82,7%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pola peresepan antidiare pada anak di Rumah Sakit Mitra Siaga Tegal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data retrospektif. Data diambil berdasarkan kriteria usia, jenis kelamin, golongan obat, jenis obat dan kombinasi obat. Pengambilan data menggunakan teknik pusposive sampling dengan 77 sampel resep dari Poliklinik Anak yang diolah dengan rumus Solven menggunakan program Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peresepan obat antidiare pada pasien anak berdasarkan golongan obat yaitu Oralit 12,98%, Zinc 27,27%, Probiotik 66,23% dan antibiotik 75,32%. Berdasarkan jenis obat meliputi Pedialyt cair 2,59%, Pharolit serbuk 10,38%, Sanprima (cotrimoksazole) 37,66%, Cefila (cefixime) 37,66% dan Lapicef (cefadroxil) 2,59%, L-zinc (Zinc) 27,27%, L-bio atau Probiokid 66,23% dan parasetamol 5,19%. Berdasarkan kombinasi obat meliputi penggunaan obat tunggal (monoterapi) 18,18%, kombinasi 2 obat 57,14%, kombinasi 3 obat 15,58%, kombinasi 4 obat 7,79% dan kombinasi 5 obat 1,29%. Kesimpulan dari penelitian ini antidiare yang paling banyak digunakan berdasarkan golongan obat yaitu antibiotik (75,32%), berdasarkan jenis obat yaitu L-bio (66,23%) dan berdasarkan kombinasi obat yaitu kombinasi 2 obat (57,14%). 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama