Abstract :
Antibiotik merupakan obat yang paling banyak digunakan dalam pengobatan.
Antibiotik amoxicillin tidak diberikan pada penyakit yang dapat sembuh sendiri.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan penggunaan
antibiotik amoxicillin pada pasien di Puskesmas Kedungbanteng dan untuk
mengetahui tingkat pengetahuan berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, dan
pekerjaan.
Penelitian yang dilakukan menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan
kuantitatif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu teknik
purposive sampling. Sampel diperoleh sebanyak 100 responden. Data diperoleh
menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan SPSS sistem.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan tentang antibiotik
dikategorikan menjadi 3 yaitukategori baik 71 responden (71%), kategori cukup
26 responden (26%), dan kategori kurang 3 responden (3%), sedangkan untuk
hasil penggunaan antibiotik dengan kategori baik sebanyak 66 responden (66%),
kategori cukup 15 responden (15%), dan kategori kurang 19 responden (19%).
Berdasarkan umur, tingkat pengetahuan yang baik berada di umur 17-25 tahun
dengan jumlah 21 responden (100%). Berdasarkan jenis kelamin, tingkat
pengetahuan yang baik berjumlah 55 responden (72%) adalah perempuan.
Sedangkan pendidikan yang baik adalah tingkat SMA dengan jumlah 44
responden (91%), dan pekerjaan paling baik adalah ibu rumah tangga dengan
jumlah 24 responden (85%). Dapat disimpulkan bahwa pengetahuan yang baik
berada pada ibu rumah tangga.