Abstract :
Mobil listrik merupakan kendaraan tanpa emisi yang menjadi salah satu
alternatif untuk menekan angka polusi udara, perkembangan teknologi mobil listrik
saat ini menyebabkan para ahli untuk terus meneliti kendaraan berbasis tenaga
listrik. Wheel aligment adalah penyetelan sudut geometri seperti camber, steering
axis incination, caster, toe angle dan turning radius, untuk menghasilkan stabilitas
kendaraan, stabilitas pengemudi serta membuat komponen-komponen yang
berkaitan (komponen sistem kemudi, roda, dan lain-lain) menjadi lebih awet. dan 3
untuk memaksimalkan kerja sistem kemudi, menstabilkan kendaraan,
menghasilkan daya balik kemudi yang baik dan mencegah terjadinya keausan yang
lebih cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemiringan roda
dan menjaga agar mobil tetap setabil dalam penggunaan. Hasil penelitian ini adalah
dari hasil data pengujian sebelum modifikasi sudut pengereman toe in lebih ke
kanan dibanding sesudah modifikasi setelah modifikai lebih cenderung kearah kiri.
Untuk sudut pengereman toe out sebelum modifikasi lebih cenderung ke kiri
sedangkan sudut pengereman sesudah di modifikasi lebih cenderung kearah kanan
untuk toe in toe out 1, 3, 5 adalah 86, 88, 88 drajat dan toe out 85, 83, 84 drajat.
Sedangkan sudut pengereman setelah dimodifikasi toe in toe out 1, 3, 5 yaitu 88,
87, 85,3 untuk toe out 93, 94,3, 95,7.