DETAIL DOCUMENT
GAYA KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA EWUH PAKEWUH TERHADAP PENCEGAHAN FRAUD DENGAN WHISTLEBLOWING SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
Total View This Week0
Institusion
Politeknik Harapan Bersama
Author
ARSILLA, ARVI
Subject
HJ Public Finance 
Datestamp
2023-09-25 07:01:58 
Abstract :
Fraud merupakan salah satu faktor penghambat pertumbuhan ekonomi di Di Indonesia fraud berkembang dengan cepat dan meluas bahkan telah menjadi hal yang biasa, dimana fraud terjadi secara berkali-kali baik sektor swasta maupun sektor pemerintah. Fraud dilakukan secara individual atau kelompok dengan sengaja yang menimbulkan kerugian tanpa disadari oleh pihak yang dirugikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya ewuh pakewuh terhadap pencegahan fraud dengan whistleblowing sebagai variabel mediasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan kuesioner dengan jumlah sampel sesuai kriteria yaitu 73 responden pada staff bagian akuntansi atau keuangan di 16 Dinas yang ada di lingkungan pemerintah Kota Tegal. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan SEM (Structural Equation Model) PLS. Hasil dari penelitian ini adalah gaya kepemimpinan dan whistleblowing menunjukkan nilai p value > 0,05 artinya tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pencegahan fraud sedangkan budaya ewuh pakewuh menunjukkan p value < 0,05 artinya berpengaruh secara signifikan terhadap pencegahan fraud. Whistleblowing belum mampu memediasi gaya kepemimpinan terhadap pencegahan fraud karena memiliki nilai p value > 0,05. Namun whistleblowing mampu memediasi budaya ewuh pakewuh secara signifikan terhadap pencegahan fraud karena memiliki nilai p value < 0,05. 
Institution Info

Politeknik Harapan Bersama