Abstract :
Jamur tiram selain enak juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan namun dalam budidayanya membutuhkan perawatan yang cukup rumit. Para petani jamur kesulitan dalam mengatur suhu dan kelembaban secara realtime dan masih mengandalkan alam untuk kelembaban di kumbung. Apabila suhu dan kelembaban lingkungan tempat jamur tumbuh tidak sesuai kebutuhan maka akan menghambat pertumbuhan jamur. Untuk mengatasi hal itu diusulkan membuat alat kendali suhu dan kelembaban berbasis Internet of Things. Dalam penelitian ini komponen utama yang digunakan adalah sensor Dht11 dan Wemos D1 R1. Suhu dan kelembaban yang sesuai untuk jamur tiram adalah tidak >25°C dan tidak <75%. Suhu dan kelembaban udara dideteksi oleh sensor Dht11 dan hasil pengukuran dari Dht11 nilainya ditampilkan di Lcd kemudian nilai suhu dan kelembaban ini dikirim ke website. Penggunaan konsep internet of things bertujuan untuk mempermudah kerja petani jamur karena petani bisa memantau suhu dan kelembaban walaupun petani berada di kejauhan dari tempat budidaya jamur selama alat terhubung ke jaringan internet.