Abstract :
Nanopartikel logam perak memiliki sifat biosidal sebagai agen antibakteri anorganik tidak beracun. Senyawa flavonoid dari ekstrak tumbuhan Daun Turi (Sesbania grandiflora) sebagai bio reduktan alami. Dalam penelitian tersebut dilakukan parameter pengujian spektrofotometri UV-Vis dan sediaan sabun antibakteri.
Sintesis dan Karakteristik Nanopartikel Perak dilakukan, dengan preparat sabun dibuat menjadi tiga formula dengan variasi konsentrasi AgNO3 yang berbeda, yaitu 1 mM, 2 mM, dan 3 mM dan aktivitas antibakteri diuji menggunakan difusi sumur.
Hasil spektrum absorpsi nanopartikel Ag menunjukkan puncak tertinggi pada nilai 280-290 nm. Dalam uji aktivitas antibakteri, semakin besar konsentrasi AgNO3 dalam sabun nanopartikel Ag, semakin besar zona penghambatan yang diciptakan oleh bakteri Staphylococcus aureus. Konsentrasi optimum dalam sediaan sabun adalah 3 mM menghasilkan panjang gelombang 300 nm dengan nilai absorbansi 1,105. Dalam hal aktivitas antibakteri, cara paling efektif untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus adalah formulasi III, dengan daya hambat 7,69 cm2.
Kata kunci: Antibakteri, Nanopartikel, Staphylococcus aureus