Abstract :
Buah merah merupakan tanaman khas dari Papua yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan makanan, minuman, dan obat tradisional oleh masyarakat Papua. Buah merah kaya akan senyawa bioaktif, seperti vitamin dan mineral, serta senyawa antioksidan seperti flavonoid dan fenolat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kadar fenol total mikroemulsi minyak buah merah dengan konsentrasi surfaktan 20%, 30%,dan 40%.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Folin-Ciocalteu, metode ini didasarkan pada oksidasi senyawa fenol oleh reagen Folin-Ciocalteu, yang menghasilkan warna biru. Mikroemulsi minyak buah merah dibuat dengan perbedaan konsentrasi surfaktan 20%, 30%, dan 40%. Mikroemulsi buah merah kemudian dilakukan proses analisis kualitatif meliputi uji identifikasi senyawa fenol dan analisis kuantitatif dengan metode spektrofotometri UV-Vis.
Berdasarkan hasil uji kualitatif mikroemulsi minyak buah merah dengan konsentrasi surfaktan berbeda 20%, 30%, 40% menunjukkan semua sampel memiliki kandungan senyawa fenol. Kemudian untuk hasil uji kuantitatif menunjukkan kadar total fenol yang diperoleh secara berturut-turut yaitu 1,274%, 2,902%, 2,902%. Kesimpulannya didapatkan kandungan senyawa fenol secara berturut-turut yaitu 1,274%, 2,902%, 2,902%.
Kata Kunci: buah merah Papua, fenol total, mikroemulsi, spektrofotometri UV-Vis